Minggu, 15 Juli 2012

Cara Buat Label-Kategori Posting Blog Tampilan Baru

Cara Membuat Label pada Postingan Blog

Cara membuat label pada postingan Blog dengan tampilan baru tidaklah susah. Karena tampilan terbaru Blogger sangat memudahkan pengguna dalam melakukan kegiatan blogging. Sebuah postingan yang baik sudah semestinya memiliki label karena selain membuat daftar postingan kita menjadi lebih tertata dan teratur, label juga sangat mendukung dalam optimasi SEO terutama pencarian oleh search engine. Berikut ini cara membuat label pada postingan blog dengan tampilan baru:

  1. Sebelumnya kita buat postingan baru terlebih dahulu dengan Klik New Entri.
  2. Pilih mode tulis compose/HTML.
  3. Lalu tulis yang ingin anda posting pada kotak posting.
  4. Perhatikan lajur pada setelan entri sebelah kanan lalu klik label.
  5. Tuliskan kata-kata yang ingin dipakai sebagai label. Gunakan tanda koma untuk memisahkan antarlabel.
  6. Klik selesai.

Sekian Tutorial Blog mengenai Cara Membuat Label pada Blog Tampilan Baru. Semoga dapat memberikan manfaat terutama dalam hal kegiatan blogging anda. Terima kasih atas perhatiannya dan saya senang sekali apabila ada yang memberikan komentarnya pada postingan saya kali ini. Akhir kata salam...

Cara Mengedit Template Blog

Cara Edit Template Blogspot

Cara Mengedit Template Blog >>Segala sesuatu pastinya memiliki dasar. Pohon yang menjulang tinggi pun mempunyai akar sebagai dasar untuk menopang dari terjangan angin. Tak lain dengan gedung pencakar langit juga memiliki pondasi sebagai dasar sebelum membangunnya menjadi tegak berdiri. Bahkan sebuah hubungan pasti memiliki dasar sebelum memulainya. Begitu pula belajar mengenai blog harus mengetahui dasar-dasar awal sebelum melangkah ke tingkat selanjutnya. Dasar yang akan dibahas kali ini yaitu Dasar dalam Mengedit Template Blog.

Ketika anda ingin mengedit sebuah template blog sering kali dijumpai kode-kode sebagai berikut </head> , <body>, ]]></b:skin>, atau <data:post.body/>. Sebagai contoh anda ingin membuat read more otomatis pada postingan blog maka anda harus mengubah kode <data:post.body/> yang ada pada menu Edit Template HTML dalam blog dengan script tertentu dan yang sering menjadi pertanyaan di manakah letak kode tersebut? Kalau anda mencarinya satu-satu akan percuma dan membuang waktu karena kode tersebut terselip di anatara ratusan kode-kode yang lain. Jadi bagaimana solusinya? Sebenarnya browser seperti Mozilla Firefox, IE, atau Google Chrome memiliki fungsi untuk menunjang dalam mengedit template blog. Bagaimanakah caranya?

Caranya yaitu dengan >> klik Edit - Find pada menubar di paling pojok kiri atas pada Mozzila atau IE, sedangkan pada google chrome pada urutan kedua di pojok kanan atas. Selain itu anda juga bisa menggunakan cara yang lebih praktis dengan menekan Ctrl+F, berlaku untuk semua browser. Setelah itu akan muncul kotak Find di pojok kiri bawah (Mozzila & IE) dan pojok kanan atas (Google Chrome). Lalu ketikan apa yang ingin anda cari di sana, sebagai contoh : <data:post.body/> , nah sekarang coba anda cari kode yang lainnya yang ingin anda temukan. Mudah bukan?

Sekian penjelasan mengenai cara mengedit template blog yang bisa saya berikan. Terima kasih kepada pengunjung yang bersedia menyimak dan memberikan komentar. Mudah-mudahan dapat bermanfaat dan sampai jumpa di postingan selanjutnya. Salam...

Sabtu, 14 Juli 2012

Belajar Html Dasar Lengkap

Belajar HTML Dasar|Belajar Html Lengkap

Belajar HTML Dasar

HTML (HyperText Markup Language) adalah bahasa dengan tanda-tanda khusus yang digunakan di awal era web untuk menyajikan informasi. HTML merupakan script yang digunakan untuk menyusun/membuat dokumen web yang apabila kita melakukan desain terhadap html berarti kita telah melakukan tindakan pemograman. Namun HTML bukanlah sebuah bahasa pemograman karena hanya berisikan perintah-perintah tertentu agar dapat diakses atau diterjemahkan oleh browser. Jika kita ingin membuat suatu website atau blog maka pengetahuan tentang html ini sangat penting sebagai dasar utama. Secara mendasar, dokumen html mempunyai susunan sebagai berikut:

<html>
<head>
<title>Judul</title>
</head>
<body>
.
.
.
</body>
</html>

Kode HTML diawali dengan <html> dan diakhiri dengan </html>. Beberapa hal penting dalam kode html :
- Tanda <> menyatakan sebuah tag
- Pada umumnya tag berpasangan. Contohnya <html> dengan </html>, <head> dengan </head> dan <body> dengan </body>.
- Tag yang tidak berpasangan antara lain adalah <br> dan <hr>.
- Pada tag yang berpasangan, tag yang berkedudukan sebagai tag penutup mempunyai bentuk berupa </>.
Contoh: Ketiklah script di bawah ini kemudian simpan dengan nama lat1.html.

<head>
<title>Belajar HTML</title>
</head>
<body>
Ini adalah web pertama saya.
</body>
</html>

Untuk melihat hasilnya, silakan jalankan browser favorit Anda, dengan cara membuka file lat1.html yang sudah Anda buat tadi dengan menggunakan browser seperti contoh tampilan dibawah ini saya menggunakan browser Mozila Firefox :

Keterangan:

  • Tag <TITLE> digunakan untuk memberi judul dokumen HTML. Judul ini dapat Anda lihat pada pojok kiri atas (title bar) browser. Ketika orang akan mem-bookmark web Anda, maka judul inilah yang akan disimpan. Pada contoh di atas judul dokument html yaitu "Belajar HTML"
  • <BODY> adalah isi dokumen yang akan ditampilkan dibrowser Anda. Isi dokumen pada contoh di atas adalah " Ini adalah web pertama saya."

Terdapat dua pilihan dalam mendesain html :

  1. Menuliskan secara manual tag-tag html ke dalam dokumen html. Bagi para pemula pilihan ini dirasa lebih tepat karena dengan menuliskan tag-tag html satu persatu maka akan menambah pemahaman mengenai cara kerja dan perintah-perintah dalam HTML, meskipun cara ini akan menguras banyak waktu tetapi segala sesuatu tidak ada yang instan oleh karenanya berusaha lebih keras akan lebih baik dan akan terasa hasilnya ketika kita sudah mampu mengusai html. Cara manual ini dapat dilakukan dengan menuliskan kode-kode html pada program editor seperti notepad.
  2. Menggunakan editor praktis yaitu sebuah program khusus yg didesain untuk membuat, melakukan editing bahkan mempublishnya ke internet. Adobe dreamweaver merupakan salah satu program yang banyak digunakan oleh para desainer web dalam mendesain html. Para pemula yang malas untuk belajar kebanyakan memilih pilihan yang kedua ini karena praktis dan tidak menguras waktu.
Struktur Dasar HTML

Struktur dasar html secara umum terbagi menjadi 2 bagian yaitu header dan body. Komponen penyusun dari html meliputi tag, elemen, dan atribut.

  • Tag

    Tag adalah suatu teks khusus (markup) yang terdiri dari dua karakter yaitu < dan >. HTML tidak membedakan penggunaan huruf besar ataupun huruf kecil dari suatu elemen. Suatu elemen HTML terdiri dari tag-tag beserta teks yang ada dalam tag-tag tersebut.Tag biasanya merupakan suatu pasangan yang disebut dengan : 1. Tag awal, dinyatakan dalam bentuk <nama tag> 2. Tag akhir, dinyatakan dalam bentuk </nama tag>. Format : <nama tag> teks yang ditampilkan </nama tag>. Contoh : untuk menampilkan teks dalam format teks miring Teks ini terlihat miring di browser anda dengan perintah HTML <i>Teks ini terlihat miring di browser Anda</i>
    Contoh ketiklah kode berikut lalu simpan dengan nama tag.html

    <<html>
    <head>
    <title>Belajar HTML</title>
    </head>
    <body>
    Ini adalah web pertama saya.
    <h1>Ini adalah heading 1</h1>
    <h2>Ini adalah heading 2</h2>
    <h3>Ini adalah heading 3</h3>
    <h4>Ini adalah heading 4</h4>
    <h5>Ini adalah heading 5</h5>
    <i>tulisan ini terlihat miring</i>
    <b>tulisan ini terlihat tebal</b>
    <u>tulisan ini bergaris bawah</u>

    Maka setelah dokumen tag.html dibuka dengan menggunakan mozilla firefox maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini.

  • Element

    Element terdiri atas tiga bagian, yaitu tag pembuka, isi, dan tag penutup. Tag-tag yang ditulis secara berpasangan pada suatu element HTML, tidak boleh saling tumpang tindih dengan pasangan tag-tag lainnya.Contoh untuk menampilkan judul dokumen pada browser digunakan element title yaitu:
    <title> merupakan tag pembuka,
    Diisi dengan judul (isi)
    </title> merupakan tag penutup
    Berikut ini contoh beberapa macam element:

    1. Element HTML

      Merupakan kepala dari dokumen HTML. Tag <head> dan tag </head> terletak di antara tag <html> dan tag </html>.

      Sintaks:

      <html>
      ...........
      </html>

    2. Element title

      Merupakan judul dari dokumen HTML yang ditampilkan pada judul jendela browser. Tag <title> dan tag </title> terletak di antara tag <head> dan tag </head>.
      Sintaks:

      <title>
      .........
      </title>

    3. Element head

      Elemen <head> merupakan elemen yang berisikan informasi mengenai halaman web yang tengah dibuka, yang tidak akan ditampilkan secara visual di halaman browser. Sintaks

      <head>
      .....
      </head>

      Pada halaman web modern, umumnya elemen mengandung:

      • elemen title, yang menunjukkan judul dari halaman yang tengah dibuka dan muncul pada toolbar browser.
      • elemen meta, yang menunjukan informasi meta data mengenai halaman web yang tengah diakses.
      • elemen link, yang menunjukan hubungan antara halaman web yang dibuka dan file lain. Umumnya digunakan untuk “memasukkan” file CSS ke halaman web yang bersangkutan.
      • elemen script, digunakan untuk memasukkan script yang bekerja pada sisi klien seperti JavaScript.

      Selain keempat elemen di atas, terdapat juga elemen style yang digunakan untuk memasukkan perintah stylesheet dan base untuk menetapkan alamat dan target dari semua link yang berada di dalam halaman web. Bagaimanapun, elemen base jarang dijumpai penggunaannya dan elemen style jarang digunakan karena paradigma saat ini untuk memisahkan stylesheet dengan halaman web agar mudah dalam pengorganisasiannya.

    4. Element body

      Element ini untuk menampilkan isi dokumen HTML. Tag <body> dan tag </body> terletak di bawah tag <head> dan tag </head>.
      Element BODY mempunyai atribut-atribut yang menspesifikasikan khususnya warna dan latar belakang dokumen yang akan ditampilkan pada browser.

      Sintaks:

      <body text="v" bgcolor="w" background="uri" link="x" alink="y" vlink="z">
      ..............
      </body>

    Pada dasarnya, elemen yang diletakkan diantara tag <body> terdiri dari tiga jenis:

    • Markup struktural: menunjukan tujuan dari text. contoh, tag heading <h2></h2>
    • Markup presentasional: menunjukan tampilan dari informasi, terlepas dari fungsinya. contoh: <strong></strong>
    • Markup hypertext: markup yang membuat bagian dari dokumen menghubungkan ke dokumen yang lain. contoh: <a href=""></a>

  • Atribut

    Atribut text memberikan warna pada teks, bgcolor memberikan warna pada latar belakang dokumen HTML, background memberikan latar belakang dokumen HTML dalam bentuk gambar, link memberikan nilai warna untuk link, alink memberikan warna untuk link yang sedang aktif, vlink memberikan warna untuk link yang telah dikunjungi. Jika atribut bgcolor dan background keduanya dispesifikasikan maka atribut background yang akan digunakan, akan tetapi jika nilai atribut background (gambar) tidak ditemukan pada dokumen HTML maka atribut bgcolor yang akan digunakan.

    Atribut mendefinisikan property dari suatu element HTML, yang terdiri atas nama dan nilai. Penulisannya adalah sebagai berikut:

    <TAG>
    nama-attr="nilai-attr"
    nama-attr="nilai-attr"
    .................
    >
    .................
    </TAG>

Secara umum nilai atribut harus berada dalam tanda petik satu atau dua. Sebagai contoh, untuk membuat warna teks menjadi kuning dan latar belakang halaman web menjadi hitam, penulisannya adalah <body bgcolor="black" text="yellow">

Jumat, 13 Juli 2012

Bullet and Numbering Html

Belajar HTML Bullet|Belajar Html Lengkap

Cara Membuat Bullet and Numbering Html

Saya ucapkan selamat datang di blog Belajar Html Lengkap, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi ilmu tentang bagaimana membuat bullet dan numbering pada postingan di blog .Kita sering kali menjumpai daftar item (list), baik berupa penomoran (numbering) maupun bullet pada suatu postingan /tulisan yang berfungsi untuk memberikan label atau urutan agar postingan/tulisan tersebut terstruktur dengan rapi sehingga dapat dipahami dengan mudah oleh para pembacanya.

Cara Membuat Bullet and Numbering pada posting blog tidaklah sulit tetapi hanya butuh ketelitian. Sebenarnya pada post editor blog sudah tersedia fasilitas untuk membuat list baik numbering maupun bullet, untuk blogspot sendiri fasilitas ini terdapat pada mode "Tulis" atau "Compose" yaitu berupa icon, dan penggunaannya cukup dengan meng klik icon tersebut. Namun penggunaan fasilitas ini dirasa kurang memadai, terutama karena kurangnya variasi type numbering maupun bullet, juga pada saat kita hendak menggunakan list yang bertingkat. Selain itu pada post editor mode "HTML" fasilitas bullet dan numbering tidak tersedia sehingga mau tidak mau harus membuatnya.

Sejauh yang saya ketahui, untuk membuat bullet and numbering ini bisa langsung melalui HTML, atau bisa juga melalui CSS (Cascading Style Sheet). Namun kali ini saya hanya akan membahas cara membuat bullet dan numbering dengan HTML. Untuk tutorial ini bisa anda coba membuatnya di notepad, atau langsung di blog juga bisa. HTML mendukung beberapa format list, baik numbering List dan bullets List. Berikut ini beberapa format dari bullet dan numbering HTML:

  1. Bullet HTML
  2. Bullet dan numbering berbeda hanya pada tag pertama dan terakhir saja. Jika ingin membuat list berupa numbering maka tag yang anda gunakan adalah OL. Sementara jika anda ingin membuat list berupa bullet maka gunakan tag UL. Adapun Tag HTML yang digunakan untuk bullet dibuka dengan kode <ul> dan ditutup dengan kode </ul> , sedangkan untuk masing masing item /list dibuka dengan <li> dan ditutup dengan </li>. Perhatikan contoh berikut:

    <html>
    <head>
    <title>Bullet HTML</title>
    </head>
    <body>
    <ul>
    <li>bullet satu</li>
    <li>bullet dua</li>
    <li>bullet tiga</li>
    </ul>
    </body>
    </html>

Tulislah kode di atas pada notepad lalu simpan dengan nama bullet.html. Setelah selesai disimpan bukalah file bullet.html tadi dengan browser misalnya mozilla firefox sehingga tampilannya akan menjadi seperti yang di bawah ini.

Ada beberapa tipe bullet yang dapat digunakan di antaranya sebagai berikut:

  • Tipe Disc
  • Agar jarak antar barisnya tidak terlalu jauh maka penulisan tag htmlnya tidak perlu ganti baris (tidak usah di enter). Perhatikan contoh berikut:

    <html>
    <head>
    <title>HTML Tipe Disc</title>
    </head>
    <body>
    <ul type="Disc"> <li>list 1</li> <li>list 2</li> <li>list 3</li> <li>list seterusnya...</li></ul>
    </body>
    </html>

    Maka tampilan pada browser akan tampak seperti di bawah ini.
  • Tipe Circle
  • Tipe ini menampilkan bullet dengan bentuk lingkaran. Contoh:

    <html>
    <head>
    <title>Bullet HTML Tipe Circle</title>
    </head>
    <body>
    <ul type="Circle"> <li>list 1</li> <li>list 2</li> <li>list 3</li> <li>list seterusnya...</li></ul>
    </body>
    </html>

    Maka tampilan pada browser akan tampak seperti berikut ini.
  • Tipe Square
  • Tipe ini menampilkan bullet dengan bentuk kotak persegi. Contoh:

    <html>
    <head>
    <title>Bullet HTML Tipe Square</title>
    </head>
    <body>
    <ul type="Square">
    <li>list 1</li><li>list 2</li><li>list 3</li><li>list seterusnya...</li></ul>
    </body>
    </html>

    Untuk cara membuat numbering html silahkan klik disini

    Sekian tulisan tentang bullet dan numbering html yang bisa saya sampaikan. Silahkan dicoba sendiri mudah-mudahan tulisan saya dapat bermanfaat dalam membuat postingan menjadi lebih rapih dan menarik. Terima kasih dan salam....

Atribut-Atribut Dasar Html

Atribut HTML|Belajar Html Lengkap

Atribut Core, Language, Event











Daftar atribut-atribut dibawah ini adalah atribut-atribut standard yang dapat digambarkan untuk elemen-elemen HTML. Atribut-atribut standard terbagi tiga kelompok, Atribut Core, Atribut Language, dan Atribut Event.

  1. Atribut Core
  2. Atribut-atribut core tidak boleh digambarkan untuk elemen BASE, HEAD, HTML, META, PARAM, SCRIPT, STYLE, dan TITLE. Atribut-atribut core antara lain CLASS, ID, STYLE, dan TITLE.

    Atribut CLASS digunakan untuk menetapkan nama kelas untuk elemen-elemen HTML, nantinya aturan CSS dengan class selectornya dapat mengacu kepada nilai dari atribut CLASS elemen-elemen HTML yang terkait.

    Contoh:

    <HTML>
    <HEAD>
    <STYLE TYPE="text/css">
    P.kelas {
    color:blue;
    }
    </STYLE>
    </HEAD>
    <BODY>
    <P CLASS="kelas">Alinea</P>
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut ID digunakan untuk menetapkan pengenal unik untuk sebuah elemen HTML, nantinya aturan CSS dengan Id selectornya dapat mengacu kepada nilai dari atribut ID sebuah elemen HTML. Nilai atribut ID adalah unik. Ini menggambarkan bahwa satu elemen dengan dengan elemen HTML lainnya tidak boleh memiliki nilai atribut ID yang sama, beda dengan atribut CLASS!

    Contoh:

    <HTML>
    <HEAD>
    <STYLE TYPE="text/css">
    P#id {
    color:blue;
    }
    </STYLE>
    </HEAD>
    <BODY>
    <P ID="id">Alinea</P>
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut STYLE digunakan untuk menerapkan aturan CSS langsung didalam tag awal dari elemen-elemen HTML yang terkait.

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <P STYLE="color:red">merah</P>
    <P STYLE="color:blue">biru</P>
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut TITLE digunakan untuk memberikan ekstra informasi tambahan berupa teks untuk sebuah elemen HTML. Nilai atribut TITLE ini akan ditampilkan sebagai tooltip, yaitu ketika pointer mouse tepat diatas sebuah elemen. Atribut TITLE sangat penting untuk elemen A, IMG, ABBR, dan ACRONYM.

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <P>Saya kuliah di jurusan<ABBR TITLE="Teknik Informatika">TI</ABBR></P>
    </BODY>
    </HTML>

  3. Atribut Language
  4. Atribut-atribut language tidak boleh digambarkan untuk elemen BASE, BR, FRAME, FRAMESET, HR, IFRAME, PARAM, dan SCRIPT. Atribut-atribut language antara lain DIR dan LANG.

    Atribut DIR digunakan untuk menggambarkan arah-arah penulisan untuk isi didalam sebuah elemen HTML. Apakah arah penulisannya dari arah kiri ke kanan ("ltr") atau dari arah kanan ke kiri ("rtl").

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <P LANG="id" DIR="ltr">teks rata kanan</P>
    <P LANG="id" DIR="rtl">teks rata kiri</P>
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut LANG digunakan untuk menetapkan kode bahasa untuk isi didalam sebuah elemen HTML. Untuk nilai dari atribut LANG ini, anda dapat lihat di ID-ID Bahasa HTML.

  5. Atribut Event
  6. Berikut adalah daftar dari atribut-atribut event yang dapat digambarkan untuk elemen-elemen HTML:

    Atribut event ONCLICK digunakan untuk menetapkan bahwa sebuah script akan dijalankan ketika pengguna mengklik dengan mouse pada sebuah elemen.

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <INPUT TYPE="button" VALUE="Klik!" ONCLICK="javascript:alert('Event ONCLICK dipanggil')">
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut event ONDBLCLICK digunakan untuk menetapkan bahwa sebuah script akan dijalankan oleh browser ketika pengguna mengklik dua kali dengan mouse pada sebuah elemen.

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <INPUT TYPE="button" VALUE="Klik!" ONDBLCLICK="javascript:alert('Event ONDBLCLICK dipanggil')">
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut event ONMOUSEDOWN digunakan untuk menetapkan bahwa sebuah script akan dijalankan oleh browser ketika tombol mouse ditekan.

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <INPUT TYPE="button" VALUE="Klik!" ONMOUSEDOWN="javascript:alert('Event ONMOUSEDOWN dipanggil')">
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut ONMOUSEMOVE digunakan untuk menetapkan bahwa sebuah script akan dijalankan oleh browser ketika mouse digerakkan.

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <IMG SRC="example.com.gif" ONMOUSEMOVE="alert('Menuju ke Example.com!')">
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut event ONMOUSEOUT digunakan untuk menetapkan bahwa sebuah script akan dijalankan oleh browser ketika mouse digerakkan keluar dari sebuah elemen.

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <IMG SRC="example.com.gif" ONMOUSEOUT="alert('Menuju ke Example.com!')">
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut event ONMOUSEOVER digunakan untuk menetapkan bahwa sebuah script akan dijalankan oleh browser ketika mouse digerakkan tepat diatas sebuah elemen.

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <IMG SRC="example.com.gif" ONMOUSEOVER="alert('Menuju ke Example.com!')">
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut event ONMOUSEUP digunakan untuk menetapkan bahwa sebuah script akan dijalankan oleh browser ketika tombol mouse dilepaskan, setelah sebelumnya tombol mouse ditekan.

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <IMG SRC="example.com.gif" ONMOUSEUP="alert('Menuju ke Example.com!')">
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut event ONKEYDOWN digunakan untuk menetapkan bahwa sebuah script akan dijalankan oleh browser ketika sebuah tombol keyboard ditekan.

    Contoh:

    <HTML>
    <BODY>
    <SCRIPT TYPE="text/javascript">
    function bukanAngka(e){
    var keyAngka;
    var keyKarakter;
    var cekAngka;
    if(window.event){//IE
    keyAngka = e.keyCode;
    }else if(e.which) {//Netscape/Firefox/Opera
    keyAngka = e.which;
    }
    keyKarakter = String.fromCharCode(keyAngka);
    cekAngka = /d/;
    return !cekAngka.test(keyKarakter);
    }
    </SCRIPT>
    <FORM>
    Ketikkan hanya teks bukan angka:
    <INPUT TYPE="text" ONKEYDOWN="return bukanAngka(event)">
    </FORM>
    </BODY>
    </HTML>

    Atribut event ONKEYUP digunakan untuk menetapkan bahwa sebuah script akan dijalankan oleh browser ketika tombol keyboard dilepaskan, setelah sebelumnya ditekan.

    Contoh:

    <HTML>
    <HEAD>
    <SCRIPT TYPE="text/javascript">
    function hurufBesar(x){
    var y=document.getElementById(x).value;
    document.getElementById(x).value=y.toUpperCase();
    }
    </SCRIPT>
    </HEAD>
    <BODY>
    Nama: <INPUT TYPE="text" ID="nama" ONKEYUP="hurufBesar(this.id)">
    </BODY>
    </HTML>

Membuat Kode Warna Html

Kode Warna HTML|Belajar Html Lengkap

Generator Kode Warna HTML

Hallo teman-teman blogger semua..!! kali ini saya ingin share bagaimana cara membuat sebuah generator Kode Warna HTML. Sebagai seorang yang baru menjalani dunia blogging saya kerap kali kerepotan dalam membuat postingan terutama untuk mendesain warna. Biasanya saya melakukan browsing untuk melihat macam-macam kode warna yang akan saya gunakan untuk mendesain postingan, tetapi pilihan warna yang disediakan sangatlah sedikit sehingga saya tidak leluasa dalam menentukan pilihan warna yang ingin saya terapkan dalam mendesain. Oleh karena itu, saya melakukan browsing kesana kemari dan beruntunglah saya menemukan script untuk membuat sebuah generator Kode Warna HTML.

Cara membuat generator Kode Warna HTML ini sangat mudah dan praktis dalam penggunaannya karena selain dapat diterapkan dalam postingan juga dapat diaplikasikan pada widget. Dengan generator Kode Warna HTML ini kita dapat mengatur warna yang kita inginkan dengan lebih leluasa sama seperti saat kita mengatur warna pada komputer. Berikut ini script yang digunakan untuk membuat sebuah generator Kode Warna HTML:

<div id="TrixCGv1"><object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" width="400" height="430" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab"><param name="movie" value="http://e-infotainment.com/applications/color-code-generator/v1/trixcgv1.swf"><param name="quality" value="high"><param name="bgcolor" value="#cccccc"><embed src="http://e-infotainment.com/applications/color-code-generator/v1/trixcgv1.swf" quality="high" bgcolor="#cccccc" width="400" height="430" name="flash" align="middle" play="true" loop="false" quality="high" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer"></embed></object></div>

Cara memasang script ini di dalam postingan:

  • Login ke blogger
  • Pilih enti baru, lalu pilih HTML
  • Copy dan Paste-kan script diatas pada postingan
  • Simpan dan klik pratinjau untuk melihat hasilnya.

Cara memasang script pada widget:

  • Sign in ke blog anda
  • Klik Tata Letak
  • Klik Add gadget/tambah gadget
  • Pilih HTML/Javascript.
  • Copy lalu paste script di atas dalam kotak konten
  • Klik Simpan dan lihat hasilnya

Cara menggunakannya yaitu dengan mengklik di salah satu area warna yang diinginkan pada kotak generator kode warna HTML, setelah itu akan muncul kode di bagian bawah kotak. Copy kan kode tersebut pada tempat yang ingin anda berikan warna dengan sebelumnya menyertakan tanda #.

Demikian postingan mengenai cara membuat kode warna html yang bisa saya share kali ini, saya sampaikan terima kasih banyak kepada para pengunjung yang telah meluangkan waktu untuk membacanya, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi saya dan teman blogging semuanya. Salam...

Tutorial Heading Html

Heading HTML|Belajar Html Lengkap

Heading HTML

Pada kesempatan yang lalu saya sempat memposting mengenai Belajar HTML dan salah satunya membahas mengenai heading. Sekarang saya akan memposting kembali mengenai heading tetapi dalam konteks yang lebih luas. Baiklah langsung saja kita bahas bersama-sama.

Heading adalah sekumpulan kata yang menjadi judul atau subjudul dalam sebuah dokumen HTML. Tidak seperti <title> yang tidak dapat muncul pada halaman web, heading dapat muncul dan merupakan bagian pertama yang terlihat dalam tulisan. Heading berfungsi untuk mendefinisikan header. Semakin besar nilai headingnya semakin kecil headingnya. Terdapat enam tingkatan heading dalam html yaitu h1 sampai h6. Umumnya heading level 1 <h1> digunakan sebagai judul utama dalam blog atau web. Heading level 2 <h2> sebagai judul thread atau post, dan heading level 3 <h3> untuk widged. Jadi, heading level 1 harus mengandung keyword yang utama. Perhatikan contoh di bawah ini:

<html>
<head>
<title>Heading HTML</title>
</head>
<body>
<h1>heading 1</h1>
<h2>heading 1</h2>
<h3>heading 1</h3>
<h4>heading 1</h4>
<h5>heading 1</h5>
<h6>heading 1</h6>
</body>
</html>

Kode-kode di atas jika diketik pada notepad kemudian dibuka dengan browser maka akan menampakkan tampilan seperti berikut ini.



Ada beberapa atribut dalam heading di antaranya align, class, id, dir, lang, style, title, dan xml:lang. Berikut ini contoh penerapannya:

<html>
<head>
<title>Atribut Heading</title>
</head>
<body>
<h4 align="left">heading 1</h4>
<h4 align="right">heading 2</h4>
<h4 align="center">heading 3</h4>
<h4 align="justify">heading 4</h4>
<h2 title="Hello There!">Titled Heading Tag</h2>
<h3 dir="rtl">this is heading 5</h3>
<h3 dir="ltr">this is heading 6</h3>
<h3 STYLE="color:red">heading 7</h3>
<h3 lang="id" dir="ltr">heading 8</h3>
</body>
</html>

Ketiklah kode di atas dengan notepad dan simpan dengan nama atribut heading.html lalu buka dengan browser misalnya dalam hal ini saya menggunakan mozilla firefox, maka tampilannya akan seperti berikut ini.


Secara umum untuk penerapan atribute dengan menggunakan sintaks di bawah ini:

<TAG ATTRIBUTE="VALUE">some text ... </TAG>

Berikut ini beberapa atribut heading beserta nilai (value) dan fungsinya.

  • class (value: classname)= Menentukan classname untuk suatu elemen.
  • dir (value: ltr dan rtl)= Menentukan arah teks untuk konten pada suatu elemen.
  • id (value: id)= Menentukan sebuah id unik untuk elemen.
  • lang (value: language_code)= Menentukan kode bahasa untuk konten pada suatu elemen.
  • style (value: style_definition)= Menentukan gaya inline untuk suatu elemen. Pada contoh di atas terlihat pada heading 7 yang tulisannya berwarna merah.
  • title (value: text)= Menentukan informasi tambahan tentang elemen. Ketika mouse diarahkan pada tulisan maka akan muncul kotak kecil yang berisi tulisan mengenai informasi tambahan.
  • xml lang (value: language_code)= Menentukan kode bahasa untuk konten dalam suatu elemen, dalam dokumen XHTML.

Untuk melihat lebih lanjut mengenai atribut silahkan klik di sini.

Demikian postingan mengenai heading html yang bisa saya bagikan kali ini. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih kepada para pengunjung terutama yang bersedia berkomentar demi kebaikan postingan saya selanjutnya. Salam...